Home / Sahabat / Renungan Harlah NU-Ku

Renungan Harlah NU-Ku

Semangat pagi sahabat.

Hari ini kita akan memperingati Harlah NU yang ke-94. Kiprah para kiai pendiri NU sangat luar biasa untuk tegaknya NKRI tercinta ini. Bagaimana para kiai sepuh merumuskan resolusi jihad yang kemudian menggerakkan revolusi membela Tanah Air. Dalam perumusan Pancasila pun, Bung Karno meminta restu para kiai NU.

Para kiai adalah pejuang bangsa dan Tanah Air. Dengan jerih payah mereka, NKRI ini lahir. Mereka berkorban harta, tenaga, bahkan nyawa. Tak kenal lelah, laskar Hizbullah di bawah komando Mbah Hasyim Asy’ari keluar masuk hutan menyamakan tekad untuk merebut kemerdekaan negara dari tangan penjajah.

Maka, apa yang dapat kita berikan untuk membalas jasa beliau? Apa yang pantas kita berikan bagi pengorbanan beliau-beliau yang karena begitu besar, sampai kita kadang malu menjejak langkah di bumi pertiwi ini?

Ya, malu. Karena belum apa-apa kita berbuat, belum ada sumbangsih kita untuk negara ini.

Maka, ketika kita hari ini diminta untuk berjalan hanya sepanjang 2 km saja, lalu kita berkata: sibuk, capek, sakit ringan terasa berat, dan alasan-alasan lain, sungguh, apakah kita tega berkata demikian?Apakah kita mampu melakukan yang demikian?Sedangkan tiap saat kita menikmati kemerdekaan ini, sedang setiap waktu kita berdoa agar anak-anak kita hidup dalam tenangnya negeri Indonesia.

Renungkan
Pikirkan

Selamat pagi NU-ku

-Atiqoh Hamid, S.Pd
Ketua PAC Fatayat NU Kalibaru

About Zainu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *